Penuntasan Tuna Aksara Perlu Perda

Penuntasan Tuna Aksara Perlu Perda

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI), Lydia Freyani Hawadi, menyatakan, untuk mendukung program penuntasan tuna aksara dibutuhkan peraturan daerah.
“Perlu adanya perda untuk memperkuat keberadaan bahasa ibu supaya kebhinekaan bahasa tidak punah,” ujarnya saat jumpa pers pelaksanaan seminar internasional bertema “Meningkatkan Keaksaraan Berbasis Bahasa Ibu dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)” di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (31/10/2012)
Dia mengemukakan angka tuna aksara di Indonesia semakin menurun tapi masih dijumpai orang dewasa yang belum melek aksara. Karena itu, diharapkan keaksaraan berbasis bahasa ibu bisa menjadi salah satu cara untuk menuntaskan tuna aksara.
“Penuntasan tuna aksara masuk ranah pendidikan nonformal karena itu anggarannya tak bisa hanya dari APBN tetapi harus ada alokasi khusus dari pendapatan daerah. Kalau anggarannya terjamin, angka melek aksara bisa tinggi, dan anak-anak juga lebih sejahtera. Karena melek aksara erat kaitannya dengan kesejahteraan. Karena itu perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” katanya.
Ketua Harian Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Arief Rachman, mengatakan setiap orang Indonesia merupakan seorang yang multilingual, yaitu bisa berbahasa lebih dari satu bahasa. Namun masyarakat Indonesia tidak menangkap fakta multilingual ini menjadi suatu kekuatan.
“Karena itu diperlukan adanya peraturan daerah yang mengatur tentang bahasa daerah atau bahasa ibu, serta sistem pendidikannya,” ujarnya.[wan]
Sumber: Kemdikbud

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: