PKBM Harus Siap Diakreditasi

PKBM Harus Siap Diakreditasi

JAKARTA. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) harus siap diakreditasi sesuai acuan reformasi birokrasi satuan.

Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psikolog saat bertemu dengan pengurus Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) dan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal (BAN PNF) di Jakarta, Rabu (13/3).

Menurut Guru Besar Universitas Indonesia itu, reformasi birokrasi merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, “PKBM harus bisa mengikutinya karena acuannya adalah reformasi birokrasi Kemdikbud,” jelasnya.

Lydia yang akrab disebut Reni Hawadi-Akbar ini menjelaskan, sebagai mitra pemerintah, PKBM adalah miniatur Ditjen PAUDNI karena menyelenggarakan Program Kursus dan Pelatihan, PAUD, Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH), dan lain-lain.

Seperti diketahui, PKBM menyelenggarakan kursus dan pelatihan di bawah binaan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, program PAUD di bawah binaan Direktorat Pembinaan PAUD, dan Keaksaraan di bawah naungan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. “Masing-masing memiliki aturan, seperti lembaga kursus diwajibkan memiliki Nilek dan PKBM diharuskan ber-Nilem,” katanya.

Selain itu, Reni minta kepada FK-PKBM untuk melebarkan sayap dengan membangun PKBM baru di daerah yang belum memiliki lembaga multiprogram tersebut. Hal ini bertujuan untuk pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat,

“Jangan mendirikan di daerah yang sudah banyak PKBM-nya. Kalau merata, masyarakat bisa mengakses semua program yang ada di Ditjen PAUDNI, dan yang mendapat bantuan pun tidak yang itu-itu saja,” tambahnya.(Sugito/Fariz/HK)

Sumber : http://www.paudni.kemdikbud.go.id/pkbm-harus-siap-diakreditasi/

Informasi FK-PKBM

Musda FK-PKBM Kabupaten Simalungun akan dilaksanakan pada :

Hari /Tanggal  : Sabtu, 9 Maret 2013

Pukul                  : 13.00 Wib

Tempat              : PKBM Melati, Jl.Asahan Km 8 Siantar

Kepada Seluruh Penyelenggara PKBM  di Kabupaten Simalungun yang telah memiliki Izin, diundang untuk hadir pada Musda FK-PKBM . terimakasih.-

Panitia Musda FK-PKBM
Kabupaten Simalungun

Agenda FK-PKBM

Agenda

  1. Rapat Bulanan DPP FK PKBM Indonesia akan dilaksanakan pada hari Rabu, 06 April 2013 di Sekretariat DPP FK PKBM Indonesia, Cempaka Putih Barat XI/T.48 Jakarta Pusat. Dimohon kehadiran para Pengurus DPP FK PKBM Indonesia.
  2. Pelatihan Internasional dan Studi Banding Luar Negeri tentang PKBM/CLC dan PNF ke 3 Negara (Thailand (Bangkok & Ayuttaya), Malaysia dan Singapura) untuk GROUP 11 : Tanggal 08-13 April 2013. Pendaftaraan dimulai sekarang, selengkapnya atau unduh di sini
  3. Pelatihan Internasional dan Studi Banding Luar Negeri tentang PKBM/CLC dan PNF ke KOREA SELATAN dan CHINNA (Hong Kong, Macao, Shenzen) untuk GROUP 12 : Tanggal 22 – 30 April 2013. Pendaftaraan dimulai sekarang. 

Pelatihan Internasional & Studibanding Luar Negeri :

Group 11 :  08 – 13 April 2013 : Thailand (Bangkok & Ayuttaya), Malaysia dan Singapura

Group 12 :  22 – 30 April 2013 : Korea & Chinna (Hongkong, Macao, Shenzen)

“Perencanaan & Pengelolaan PKBM dan Program Pendidikan Non Formal”

TUJUAN :

  1. Peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan PKBM atau satuan pendidikan non formal lainnya serta pengelolaan berbagai program pendidikan non formal pada umumnya.
  2. Peningkatan profesionalisme dalam penyelenggaraan, pengelolaan dan pembinaan program pendidikan non formal dan PKBM (dan satuan pendidikan non formal lainnya).
  3. Peningkatan motivasi dan wawasan dalam penguatan kelembagaan PKBM dan satuan pendidikan non formal lainnya serta dalam inovasi dan peningkatan mutu program pendidikan non formal.
  4. Mempromosikan  pendidikan non formal dan gerakan PKBM/CLC sebagai salah satu ujung tombak dalam percepatan pencapaian Tujuan-Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs) kepada semua pihak.
  5. Peningkatan hubungan kemitraan dan kerjasama antar berbagai komunitas dan lembaga di Indonesia dengan komunitas dan lembaga di negara-negara yang tergabung dalam Asosiasi CLC Internasional.

NEGARA TUJUAN  dan WAKTU PELAKSANAAN :

Group 11 : Thailand (Bangkok & Ayuttaya), Malaysia dan Singapura akan dilaksanakan pada tanggal 08 – 13 April 2013.
Group 12 : Korea & Chinna (Hongkong, Macao, Shenzen) akan dilaksanakan pada tanggal 22 – 30 April 2013.

PESERTA :

  • Pengelola PKBM, Pengelola satuan pendidikan non formal lainnya
  • Pengurus FK PKBM Indonesia, Provinsi dan Kabupaten/Kota.
  • Pendidik, Tutor, Instruktur, Narasumber Teknis dan Tenaga Kependidikan lainnya di PKBM atau satuan pendidikan non formal lainnya.
  • Penilik Pendidikan Masyarakat, Penilik PAUD atau sejenisnya.
  • Tenaga Lapangan Dikmas, Fasilitator Desa Intensive atau sejenisnya.
  • Pamong Belajar di SKB, BPKB, BPPNFI atau P2PNFI.
  • Pejabat atau Staf di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Provinsi.
  • Pejabat atau Staf di lingkungan Pemerintahan Kabupaten/Kota dan Provinsi.
  • Anggota DPRD Provinsi atau Kabupaten/Kota
  • Tokoh atau Anggota Masyarakat yang peduli terhadap pendidikan pada umumnya dan pendidikan non formal khususnya.

PERSYARATAN PESERTA :

  • Berusia minimum 17 tahun.
  • Memiliki paspor yang masa berlakunya berakhir bulan Agustus 2013 atau lebih.
  • Dalam kondisi sehat baik jasmani dan rohaninya, dan bagi wanita tidak sedang hamil.
  • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan mentaati aturan yang ditetapkan panitia.
  • Bersedia menjaga suasana kebersamaan, keakraban dan kegembiraan dengan semua peserta lain dalam setiap kegiatan atau perjalanan.
  • Bersedia menjaga dan menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan bangsa dan negara Indonesia serta gerakan PKBM Indonesia selama berada di luar negeri.
  • Bersedia menghormati budaya, adat-istiadat, aturan-aturan yang berlaku di masyarakat  negara-negara yang dikunjungi.

BIAYA PESERTA dan WAKTU PENDAFTARAN :

  • Group 11 : Setiap peserta dikenai biaya total sebesar Rp. 8.500.000,- (delapan juta rupiah lima ratus ribu rupiah) per-orang.
    • Pembayaran Pertama (Uang Muka/DP) minimal Rp. 4.000.0000,- (empat juta rupiah) paling lambat tanggal 28 Februari 2013 bersamaan dengan mengirimkan fotokopi/scen paspor yang masih berlaku hingga November 2013 dan formulir pendaftaran
    • PELUNASAN paling lambat tanggal 08 Maret 2013 dan apabila sampai batas waktu  tersebut biaya peserta belum dilunasi, maka panitia berhak menggantikan dengan peserta lain.
    • Apabila Pembayaran Pertama (Uang Muka/DP) dan pengiriman fotokopi/scen paspor di atas tanggal 28 Februari 2013, maka akan dikenai tambahan biaya sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah), namun PELUNASAN tetap paling lambat tanggal 08 Maret 2013.
  • Group 12 : Setiap peserta dikenai biaya total sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) per-orang.
    • Pembayaran Pertama (Uang Muka/DP) minimal Rp. 10.000.0000,- (empat juta rupiah) paling lambat tanggal 28 Februari 2013 bersamaan dengan mengirimkan fotokopi/scen paspor yang masih berlaku hingga November 2013 dan formulir pendaftaran
    • PELUNASAN paling lambat tanggal 15 Maret 2013 dan apabila sampai batas waktu  tersebut biaya peserta belum dilunasi, maka panitia berhak menggantikan dengan peserta lain.
    • Apabila Pembayaran Pertama (Uang Muka/DP) dan pengiriman fotokopi/scen paspor di atas tanggal 28 Februari 2013, maka akan dikenai tambahan biaya sebesar Rp. 1.000.000,- (lima ratus ribu rupiah), namun PELUNASAN tetap paling lambat tanggal 08 Maret 2013.
  • Mengingat proses pengurusan ijin-ijin, pemesanan/ketersediaan tiket penerbangan, hotel, transport lokal, kenaikan kurs  mata uang yang membutuhkan waktu cukup lama dan selalu diiringi kenaikan harga-harga, maka semua calon peserta WAJIB mematuhi jadwal pembayaran tersebut di atas.

CARA PEMBAYARAN :

  • Menyetorkan biaya peserta ke :
    • Nama bank               :    Bank Rakyat Indonesia (BRI)
    • Nomor rekening       :    GIRO 0245.01.000977.30.8
    • Atas nama                :    FK PKBM Indonesia

CARA PENDAFTARAN :

  • Mengirimkan data-data yaitu :
  • Data dikirim ke Sekretariat DPP FK PKBM Indonesia melalui :
    • E-mail           :    pkbm.indonesia@yahoo.com
    • Fax                :    (021) 4287 2484  atau
    • Alamat pos   :    Jl. Cempaka Putih Barat XI / T No. 48, RT.5/RW.11, Cempaka Putih, Jakarta Pusat 10520

FASILITAS YANG DITERIMA PESERTA :

  1. Tiket dan Airport Tax penerbangan dari Jakarta ke negara tujuan dan dari negara tujuan kembali ke Jakarta.
  2. Transportasi darat selama mengikuti kegiatan di luar negeri.
  3. Penginapan selama mengikuti kegiatan di luar negeri.
  4. Makan pagi, siang dan malam  selama mengikuti program di luar negeri.
  5. Sertifikat mengikuti program pelatihan dan studi banding minimum dari salah satu negara tujuan dan dari FK PKBM Indonesia.
  6. Tiket memasuki objek wisata tertentu.
  7. Buku Panduan, Kaos, Topi dan Tas tempat dokumen perjalanan.

RENCANA KEGIATAN :

GROUP 11 :

  1. Pelatihan di Sirindhorn Institute of Continuing Education and Development (SICED) atau ONIE (Office of Nonformal and Informal Education).
  2. Kunjungan di CLC (Community Learning Center), Provincial ONIE dan OTOP (One Tambon One Product) di Bangkok dan Ayuttaya.
  3. Dinner and Thailand Cultural Night.
  4. Bangkok dan Ayuttaya City Tour.
  5. Kunjungan ke Pusat Kegiatan Masyarakat KEMAS di Malaysia.
  6. Kuala Lumpur dan Putra Jaya City Tour.
  7. Kunjungan ke Community Club di Singapura.
  8. Singapore City Tour.

GROUP 12 :

  1. Pelatihan dan Kunjungan di National Institute for Lifelong Education (NILE) dan Seoul City Tour.
  2. Kunjungan ke lembaga pendidikan Ansan dan Anyang (sejenis CLC) serta Seoul City Tour.
  3. Kunjungan ke Kwang Myeong (NILE) dan Samsung Dlight (pabrik dan showroom).
  4. Kunjungan ke Cheonggye.
  5. Kunjungan di Hongkong dan Hongkong City Tour..
  6. Shenzen-Chinna City Tour dan malam harinya menuju Zuhai (Macao).
  7. Macao City Tour.

CONTACT PERSON :

  1. Sabbudi Amka :
    • HP. 0812 10363631, 0815 1889229, Email: budi.amka@gmail.com
  2. Sri Sumarwati :
    • HP. 0817 265009, 0813 28169955, Email: sri.sumarwati@gmail.com
  3. Purwanti Isriyani :
    • HP. 0815 19280523, Email: pkbm.indonesia@yahoo.com

UNDUHAN/download :

Pengumuman dan Formulir Pendaftaran Pelatihan Internasional dan Studibanding Luar Negeri : 3 Negara, 20 – 26 Januari 2013

Penataan PKBM Tingkatkan Kualitas Penyelenggaraan Dikmas

Sebagai salah satu lembaga penyelenggara program pendidikan masyarakat, PKBM dituntut semakin berkualitas dan komprehensif dalam melaksanakan program-program pendidikan masyarakat. Di samping itu, lembaga ini secara kuantitatif juga harus diperbanyak, sehingga mampu menjangkau dan melayani semua warga masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan masyarakat.

Untuk mencapai hal tersebut, yang penting untuk diperhatikan adalah penataan kelembagaan PKBM. Oleh karena itulah kegiatan ini diselenggarakan. Ada 60 orang ketua PKBM yang diundang hadir dalam kegiatan ini.

Hasil yang diharapkan adalah tersosialisasikannya kebijakan dan program pendidikan masyarakat, terwujudnya peningkatan mutu penyelenggaraan program pendidikan masyarakat, terlaksananya pendampingan oleh lembaga mitra sebagai upaya penataan manajemen dan pengembangan kewirausahaan di PKBM, dan terciptanya jaringan kemitraan dengan dunia usaha. (Dina Julita/HK)

FK PKBM Indonesia

FK PKBM Indonesia
Nama Organisasi

Nama organisasi adalah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Indonesia, Jika disingkat adalah FK PKBM Indonesia.

Bentuk Organisasi

Forum Komunikasi PKBM Indonesia berbentuk Organisasi Sosial masyarakat yang berskala Nasional yang beranggotakan PKBM di seluruh Indonesia.
Forum Komunikasi PKBM Indonesia dipimpin oleh Dewan Pengurus Pusat untuk tingkat Nasional. Dewan Pengurus Wilayah untuk tingkat Propinsi dan Dewan Pengurus Daerah untuk tingkat Kabupaten / Kota.
Dewan Pengurus Pusat, Wilayah dan Daerah Forum Komunikasi PKBM bersifat kebersamaan dan berkewajiban menyampaikan pertanggungjawaban dalam Musyawarah Nasional, Musyawarah Wilayah dan Musyawarah Daerahnya masing-masing.

Maksud dan Tujuan

FK PKBM Indonesia bermaksud mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia seperti tertuang dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, yaitu mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan Bangsa dan bertujuan mewujudkan PKBM Mandiri, maju serta berpegang teguh pada prinsip berguna dan berdaya guna bagi kemaslahatan masyarakat.

Fungsi dan Peran

Mewadahi FK PKBM untuk konsolidasi organisasi pada PKBM di seluruh Indonesia.
Mewadahi Pembinaan dan Pengembangan PKBM di seluruh Indonesia.
Memotivasi berdirinya PKBM dan mengembangkan peranan PKBM dalam melaksanakan programnya dalam bidang sosial kemasyarakatan.

Visi

Terwujudnya PKBM mandiri yang menghasilkan masyarakat yang cerdas, terampil, kreatif, produktif, berbudi pekerti luhur dan mandiri.

Misi

Meningkatkan kapabilitas PKBM untuk dapat berkarya secara sehat dan positif.
Mengembangkan peran dan fungsi PKBM dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Mengembangkan usaha-usaha produktif di PKBM yang menggunakan model dan pengelolaan usaha yang profesional, bersifat kekeluargaan dan berorientasi kepada pembangunan manusia seutuhnya.

Wilayah Kerja

FK PKBM Indonesia memiliki wilayah kerjanya yang mencakup seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bidang Kegiatan dan Usaha

Mewadahi komunikasi dan interaksi positif dan konstruktif diantara PKBM di seluruh Indonesia dengan pemerintah, pihak-pihak lain di dalam maupun di luar negeri.
Menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi dan prakarsa PKBM di Indonesia dalam hal pembelajaran, pengembangan, pemberdayaan masyarakat dan sosial termasuk di dalamnya Pendidikan Non Formal dan Informal.
Meningkatkan usaha PKBM untuk dapat mandiri dengan memelihara kemurnian nilai-nilai PKBM serta visi dan misi PKBM.

Peran FK PKBM INDONESIA
Dalam Mendukung Pengembangan PKBM

  1. Membangun link and networking antar sesama PKBM dan antar PKBM dengan berbagai pihak terkait.
  2. Fasilitasi Forum berbagi pengalaman antar sesama PKBM
  3. Penyediaan informasi yang relevan bagi PKBM
  4. Mengartikulasikan dan menyalurkan aspirasi PKBM dalam rangka penyempurnaan kebijakan publik yang terkait.
  5. Memfasilitasi program-program sesuai dinamika dan prioritas kebutuhan pengembangan PKBM
  6. Sosialisasi PKBM kepada berbagai lembaga/instansi pemerintah, NGO, lembaga keagamaan, Perusahaan, Lembaga Nasional/Internasional dan masyarakat luas.

Fungsi FK PKBM INDONESIA
Dalam Mendukung Pengembangan PKBM

  1. Pelatihan, seminar workshop dalam rangka peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pengelola PKBM
  2. Pemberian layanan konsultasi dan advokasi bagi PKBM sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan masing-masing PKBM
  3. Penelitian, pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna baik bagi peningkatan mutu pembelajaran maupun dalam pengembangan usaha
  4. Pengembangan kewirausahaan dan pemasaran produk-produk PKBM.
    Pengembangan model-model dan metode yang inovatif dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan pengembangan usaha.

Peluang Kemitraan dengan FK PKBM Indonesia

FK-PKBM Indonesia membuka kesempatan kepada berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dan bekerjasama dalam mewujudkan visi, misi dan berbagai peran FK-PKBM Indonesia. Pihak-pihak yang dapat berpartisipasi : perorangan, perusahaan, lembaga-lembaga sosial, departemen, pemerintah daerah, kelompok-kelompok masyarakat, organisasi keagamaan, sekolah dan perguruan tinggi dan lain-lain.

Bentuk Kerjasama :

  • Menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dalam merancang dan melaksanakan berbagai program CSR (Corporate Social Responsibility)
  • Menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai kebijakan, peraturan dan program yang terkait dengan pendidikan non formal dan pengembangan masyarakat.
  • Menyediakan kesempatan bagi perorangan dan kelompok masyarakat umum maupun profesional yang ingin mengabdi sebagai relawan sosial baik sebagai tenaga pendidik, instruktur, tenaga ahli, konsultan dan lainnya dalam bidang dan/atau jangka waktu tertentu
  • Memberikan kesempatan bagi perorangan dan perusahaan yang berminat untuk memasarkan berbagai produk PKBM baik di pasar lokal, nasional maupun ekspor.
  • Membuka peluang untuk menjadikan PKBM sebagai jaringan produksi berbagai perusahaan.
  • Menerima penyaluran berbagai sumbangan sosial dari masyarakat luas baik perorangan, kelompok, institusi, perusahaan atau badan hukum lainnya untuk dimanfaatkan dalam berbagai program pendidikan dan pengembangan masyarakat.
  • Memberikan peluang kerjasama penelitian, pengkajian, studi, survei, pengembangan model, metode, metodologi, program dan teknologi dalam rangka pendidikan dan pengembangan masyarakat.
  • Memberikan peluang kerjasama pendampingan dan pembinaan PKBM pada wilayah tertentu.

Sejarah Berdirinya FK PKBM Indonesia

Berikut ini penjelasan singkat awal dan latar belakang berdirinya FK PKBM Indonesia :

  • Hingga pada Tahun 2002, telah berdiri sejumlah besar PKBM di seluruh Indonesia, yang mana telah dirasakan manfaat yang besar pula oleh masyarakat/komunitas di mana PKBM tersebut berada.
  • Timbul keinginan yang besar untuk membagikan pengalaman dan keberhasilan kepada masyarakat/komunitas lain di seluruh Indonesia, yang mana pada saat itu PKBM belum banyak dikenal oleh sebagian besar masyarakat/komunitas dan pemerintah.
  • Di sisi lain PKBM yang ada juga sangat membutuhkan pembinaan dalam upaya peningkatan kualitas. Pada saat itu pula sedang terjadi eforia sistem otonomi daerah di Indonesia, dimana dampaknya antara lain sering terjadi pergantian pimpinan di daerah yang berakibat ketidakstabilan/kurangnya perhatian dan pembinaan kepada PKBM ataupun pendidikan non formal. Hal inilah dipandang perlu dibentuk lembaga alternatif yang secara konsisten dan berkesinambungan berperan sebagai pembina PKBM.
  • Dalam banyak kasus, terjadi perbedaan cara pandang dalam pengembangan dan pemberian kebijakan yang dirasakan kurang sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan PKBM yang dihadapi sebenarnya oleh PKBM.
  • Pada intinya PKBM membutuhkan “sesuatu” yang dapat mencerminkan dan mewujudkan keberadaan atau keterwakilan dirinya.
  • Didasarkan pertemuan informal oleh wakil 7 PKBM dari 5 provinsi pada bulan Mei tahun 2002 di Bandung, disepakati bahwa sangatlah diperlukan dan mendesak terbentuknya suatu jaringan yang kuat, efektif dan berkesinambungan antar PKBM di seluruh Indonesia. Dan saat itu juga disepakati untuk melembagakan jaringan tersebut.
  • Pada awalnya ada 2 pendekatan pembentukan organisasi yaitu dari atas ke bawah (top-down) atau dari bawah ke atas (bottom-up), namun disadari karena keterbatasan berbagai sumberdaya dan waktu, maka digunakan pendekatan top-down yaitu dibentuklah terlebih dulu organisasi di tingkat nasional. Selanjutnya dicari waktu yang tepat untuk mendeklarasikan hal tersebut agar segera pula dapat dibentuk organisasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
  • Ide atau gagasan yang baik ini selanjutnya dikomunikasikan dengan pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah pada waktu itu, dengan harapan mendapatkan dukungan. Dan gagasan tersebut tentu disambut dengan baik.
  • Proses selanjutnya adalah menyusun konsep naskah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi sebagai syarat utama pembentukan suatu organisasi.
  • Akhirnya Forum Komunikasi PKBM Indonesia dideklarasikan tanggal 29 Desember 2002 pada saat Acara Peringatan Hari Aksara Internasional yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta antara lain dihadiri oleh perwakilan 22 PKBM dari 15 provinsi. Setelah pendeklarasian, dilakukan pemilihan Ketua Umum dan penetapan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga FK PKBM Indonesia.
  • Hingga saat ini Maret 2012, FK PKBM Indonesia telah memiliki kepengurusan di tingkat nasional, 33 kepengurusan di tingkat provinsi dan sekitar 300 kepengurusan di tingkat kabupaten/kota.
  • Kepengurusan di tingkat nasional atau Dewan Pengurus Pusat FK PKBM Indonesia telah berlangsung/berganti sebanyak 3 (tiga) periode kepengurusan yang dipilih dalam Musyawarah Nasional (Munas) FK PKBM Indonesia. Dengan kata lain sejak berdirinya telah diselenggarakan Munas sebanyak 3 kali (Periode Tahun 2002 – 2006, Periode Tahun 2006 – 2011 dan Periode Tahun 2011 – 2016).
  • Hingga saat ini untuk menjalankan operasional organisasi FK PKBM baik di tingkat pusat maupun wilayah/daerah, sebagian besar dana yang digunakan berasal dari sumbangan/donasi para pengurusnya orang-perorang karena belum terlaksananya sistem iuran anggota dan belum adanya sumber dana tetap. Adakalanya ada dana tertentu berupa bantuan sosial pemerintah atau pihak lain, namun hampir seluruhnya adalah dana yang diperuntukan bagi penyelenggaraan program/kegiatan.
  • Sejak Tahun 2005 manakala FK PKBM Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah workshop internasional tentang PKBM di Bandung yang didanai oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat, FK PKBM Indonesia secara aktif mengajak/memprovokasi negara-negara yang penyelenggaraan PKBM/CLCnya sudah baik untuk mencontoh Indonesia dalam membentuk asosiasi/himpunan PKBM/CLC di negaranya masing-masing. Selanjutnya diharapkan akan terbentuk asosiasi/himpunan CLC secara internasional.
  • Pada Tahun 2011, FK PKBM Indonesia kembali menyelenggarakan workshop internasional tentang PKBM/CLC yang didukung oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat, UNESCO Jakarta dan DPW FK PKBM Sulawesi Selatan. Workshop ini menghasilkan “Deklarasi Makassar” dan disepakatinya adanya Asosiasi CLC Internasional dengan dibentuknya semacam panitia penyiapan yang diketuai oleh Indonesia.
  • Akhirnya “International CLC Association” diresmikan pada tanggal 29 April 2012 bersamaan dengan acara penutupan Seminar Internasional PKBM/CLC di Jakarta yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dihadiri oleh perwakilan dari 14 negara di kawasan Asia-Pasifik. Kembali Indonesia didaulat untuk menjadi ketuanya dalam hal ini Ir. Buhai Simanjuntak, MT., untuk periode 3 (tiga) tahun mendatang.

Sumber : http://pkbm-indonesia.com/fk_pkbm

Informasi DIKMAS

1. PKBM Tematik 2013 ok

2. PEDOMAN NILEM 2013

3. Juknis STANDAR PKBM 2013

4. Buku Juknis PUG Kab Kota 2013 ok

5. Buku Juknis Keaksaraan Dasar ok 2013